Jumat, 18 April 2014

Pengelolaan TPA



Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan di Tempat Penitipan Anak (TPA)

A.    Pengertian Taman Penitipan Anak (TPA)
Taman Penitipan Anak (child care center) adalah wahana asuhan kesejahteraan sosial yang berfungsi sebagai pengganti keluarga untuk waktu tertentu bagi anak yang orangtuanya berhalangan, tidak mampu atau tidak punya waktu untuk memberikan pelayanan kebutuhan kepada anaknya.
Taman Penitipan Anak (TPA) juga merupakan salah satu bentuk PAUD pada jalur pendidikan nonformal sebagai wahana kesejahteraan yang berfungsi sebagai pengganti keluarga untuk jangka waktu tertentu bagi anak yang orangtuanya bekerja. Merupakan program pendidikan sekaligus pengasuhan terhadap anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun (Direktorat PAUD.2006: 2)
B.     Pelaksanaan Pengembangan Kegiatan di TPA
1.      Tujuan
a.       Membantu ibu-ibu agar dapat bekerja dengan tenang sehingga dapat tercapai prestasi kerja yang optimal
b.      Menghindarkan anak dari kemungkinan terlantarnya pertumbuhan dan perkembangan secara wajar baik jasmani, rohani dan sosialnya
2.      Landasan Yuridis
a.       UU No.4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak
b.      UU No.23 Tahun 1992 tentang Kesehatan
c.       UU No. 27 tentang Pendidikan Prasekolah
d.      Instruksi Presiden RI No. Tahun 1989 tentang Pembinaan Kesejahteraan Anak
3.      Sasaran
a.       Balita yang kedua orangtuanya bekerja dan membutuhkan bantuan pengasuhan
b.      Orangtua anak usia dini
c.       Warga masyarakat lain yang mempunyai kepedulian dan perhatian tentang pengasuhan yang sesuai dengan kebutuhan anak usia dini
4.      Pengelompokkan Anak
a.       Kelompok Bayi : 1-2,5 tahun
b.      Kelompok kecil :  >2,5-3,5 tahun
c.       Kelompok besar : >3,5-5 tahun
Rasio pengasuh dengan peserta didik di TPA yang ideal sebaiknya mengikuti standar berikut :
a.       Bayi 6-12 bulan : 1 pengasuh untuk 3 bayi
b.      Bayi 13-36 bulan : 1 pengasuh untuk 7 anak
c.       Bayi 37-60 bulan : 1 pengasuh untuk 12 anak
d.      Bayi 61-72 bulan : 1 pengasuh untuk 20 anak
5.      Persyaratan
a.       Mengisi formulir yang disediakan
b.      Membawa surat keterangan sehat ( jasmani dan rohani ) dari dokter
c.       Membawa fotokopi surat akte kelahiran
d.      Membawa Kartu Menuju Sehat
e.       Mengikuti aturan / tata tertib yang telah ditetapkan oleh lembaga
6.      Lingkungan
Lingkungan TPA harus senyaman mungkin agar anak mau belajar dan berkembang, karena TPA sebagai rumah sementara untuk anak.
7.      Pemeliharaan Kebersihan
Kebersihan ruangan harus selalu diperhatikan setiap saat agar anak terbebas dari kuman dan penyakit.
8.      Perizinan
Izin ini merupakan pengakuan dan atau legalitas pendirian TPA untuk melindungi anak-anak yang tergabung dalam TPA dan sebagai pertanggungjawaban secara hukum serta perundangan yang berlaku.
9.      Keamanan, Kesehatan, Higiene dan Gizi
Merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam penyelenggaran TPA. Karena anak-anak rentan terhadap penyakit sehingga lingkungan TPA harus dijaga.
10.  Pembiayaan
a.       Insentif pendidik dan kependidikan
b.      Penyelenggaraan program pembelajaran
c.       Pengadaan sarana dan prasarana
d.      Pengadaan sarana pembelajaran
e.       Program pelatihan bagi pendidik
f.       Langganan listrik, telepon dan PAM

C.     Sumber Daya Manusia di TPA
1.      Pendidik
Para pendidik TPA harus memiliki kualifikasi :
a.       Minimal lulusan SLTA sederajat
b.      Mendapat pelatihan AUD
c.       Memahami dan menyayangi anak
d.      Memahami tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak
e.       Memahami prinsip dan perkembangan anak
f.       Memiliki kemampuan mengelola tentang seluruh aktivitas pembelajaran di TPA
g.      Sehat jasmani dan rohani
2.      Pengelola
a.       Lulusan SLTA atau sederajat
b.      Memiliki ketrampilan dasar-dasar manajemen
c.       Memiliki wawasan tentang PAUD
d.      Memiliki pengalaman dalam mengelola suatu lembaga
e.       Diangkat secara sah oleh yayasan atau pengurus
f.       Sehat jasmani dan rohani
3.      Pengasuh
a.       Lulusan SMP sederajat yang telah mendapatkan pelatihan PAUD
b.      Memiliki ketrampilan dibidang perawatan dan pengasuhan anak
c.       Sehat jasmani dan rohani
d.      Diangkat secara sah oleh yayasan / lembaga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar