Sabtu, 25 Oktober 2014

Jejak Rindu



Ketika langit menghujaniku dengan rindu. Apa yang bisa kuperbuat?
Hanya isak di tiap kata yang terucap
Berkubang sesak dalam tiap rangkai aksara
Tuhan, kumerindukan dia

Dia,
yang telah mengalirkan separuh darahnya
mengisi jiwaku dengan cinta
yang menghangatiku dengan pelukan,
di awal kusapa dunia

Tuhan,
Selalu kubayangkan wajahnya sebagai penghantar tidur
Kubisikkan namanya di antara kidung suci pada-Mu

Tuhan,
ketika Kau membawanya pergi dari pelukku
aku percaya, Kau kan buatnya bahagia
lalu, apa arti airmataku kini?
Bukan, bukan aku tak rela
Airmata ini hanya bukti rindu
Rindu pada dia,

Izinkan aku Tuhan,
Memanggil namanya di pintu surga
Menggamit lengannya sekali lagi
Menuju istana megah-Mu
Ini bukanlah rindu seorang gadis pada kekasihnya
Kerinduan ini milik anak gadis pada sang ayah

Dad, i may find my prince..
But you will always be my King
Let me hold you one more time

251014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar