; menderu
Buah cinta sepihak, tertolak
sisakan keping hati yang terserak
Kau takkan pernah tahu
Deraian airmataku yang beradu gerimis
Sendiri,
Kujelujuri hati yang terkoyak
Menyiram ladang hati yang kerontang
Memapah hati dari belantara luka
Dan,
Mengusap salju dari sudut mataku
Tapi,
Kau takkan pernah tahu
Karena,
kau abaikan rasaku
Tegal,271214
Tidak ada komentar:
Posting Komentar