Minggu, 08 Mei 2016

Wanita-ku

Duhai kau wanita terkasih,
Meski seribu tahun kuucap terimakasih
Takkan pernah cukup tuk menebus segala kasih
darimu wahai wanita pengasih

Wahai, wanita penyejuk surga
Tanpamu, aku ini apalah daya
Sesosok kerdil nan bernyawa
karenamu-lah,
kini kuberselimut bahagia

Duhai bunda tercinta,
Cintamu takkan pernah terbalas meski kutukarkan nyawa

Bunda,
Lihatlah...
Telah teguh kaki ini memijak dunia
Melangkahi segala onak, uji sukar di dunia
Doa dan airmatamu-lah penguat langkah

Ketika aku terjatuh, kau ada di sana
tak lelah ulurkan tanganmu sehingga kubangkit lagi

Ketika dunia menghujatku,  tempat ternyaman adalah dalam pelukmu, Bunda

Ketika uji melemahkanku, maka senyummu adalah kekuatan
Ketika manusia meninggalkanku, maka kau tak pernah jauh dari sisiku

Bunda,
Adakah bahagia selain melihatmu tersenyum?
Adakah duka terhebat selain melihatmu terluka?
Duhai, penyejuk jiwaku
Adakah damai selain bersamamu?

Bunda tersayang, jika aku tak mampu lagi menjaga dan menyayangimu
Maka biar Allah 'kan jagakan
Jika tak mampu lagi kedua tangan ini memelukmu
Semoga Allaah sentiasa memelukmu
Dan bila, waktu mengakhiri semua
Biar doadoa mengikat jiwaku dan jiwamu

Full of love
Ennie, 070516
10:25
#especially for my mom, thanks for being my lovely mother
And I'm proud, very very grateful as your daughter

Tidak ada komentar:

Posting Komentar